Pengaruh Lama Penggunaan Smartphone Dengan Kejadian Mechanical Neck Pain Pada Mahasiswa Stikes Panrita Husada Bulukumba
DOI:
https://doi.org/10.37362/prj.v1i2.996Abstract
Latar Belakang: Penggunaan Smartphone yang semakin meningkat dalam kehidupan
sehari-hari berpotensi menyebabkan perubahan postur tubuh yang tidak ergonomis,
terutama posisi leher yang cenderung menunduk dalam waktu lama. Kondisi ini dapat
meningkatkan beban pada struktur muskuloskeletal leher dan memicu terjadinya
mechanical neck pain pada mahasiswa.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penggunaan
smartphone terhadap kejadian mechanical neck pain pada mahasiswa STIKes Panrita
Husada Bulukumba.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross
sectional. Sampel penelitian berjumlah 80 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik
purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner lama penggunaan smartphone
dan Neck Disability Index (NDI). Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan
tingkat signifikansi p < 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki durasi
penggunaan smartphone kategori berat (66,3%) dan mengalami disabilitas leher kategori
berat (38,8%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,001 (p < 0,05), yang
menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara lama penggunaan smartphone
dengan kejadian mechanical neck pain.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh lama penggunaan
smartphone terhadap kejadian mechanical neck pain pada mahasiswa STIKes Panrita
Husada Bulukumba. Semakin lama durasi penggunaan smartphone, maka semakin tinggi
risiko terjadinya gangguan nyeri leher mekanik.
Kata kunci: Smartphone; Mechanical Neck Pain; Ergonomic

