Efektivitas Diaphragmatic Breathing (DB) Dan Aerobic Training ( Walking) Terhadap Peningkatan Kapasitas Fungsional dan Activity Daily Living (ADL) Pasien Hearth Failure ( HF)

  • Asri Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panrita Husada Bulukumba, Indonesia
  • Edison Siringo Ringo Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panrita Husada Bulukumba, Indonesia
  • Safruddin Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panrita Husada Bulukumba, Indonesia
  • Siti Nurjannah RSUD Prof.Dr.Anwar Makkatutu Bantaeng, Indonesia

Abstract

Cardiovascular Disiases (CVDs) merupakan penyebab nomor satu kematian secara global yang diperkirakan sebanyak 17,9 juta orang atau sebesar 31% dari semua kematian global (WHO, 2017). Salah satu CVDs adalah Heart Failure (HF) (WHO, 2017). Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui perbandingan efektifitas antara DB dan AT (Walking) dengan DB terhadap peningkatan kapasitas fungsional dan ADL pasien Hearth Failure. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimen dengan pendekatan kuantitatif, dengan desain pre test and post test control gropu. Hasil peneleitian didapatkan bahwa pada kelompok intervensi pre dan post, mempunyai pengaruh atau efektif meningkatkan kapasitas fungsional dan Activity Daily Living (ADL) pasien Hearth Failure (HF), dimana nilai P Value didapatkan sebesar 0,000. pada kelompok kontrol pre dan post intervensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas fungsional pasien Hearth Failure (HF) dimana nilai P Value didapatkan sebesar 0,000, perbandingan efektifitas  antara yang diberikan intervensi Diafragmatic Breathing (DB) dan Aerobik Training (Walking) pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan intervensi Diafragmatic Breathing memiliki efektifitas terhadap peningkatan kapasitas fungsional dan Activity Daily Living (ADL) pasien Heart Failure, dimana nilai P Value yang didapatkan sebesar 0,000. Kesimpulan dan saran Perbandingan efektifitas antara DB dan AT (Walking) dengan DB terhadap peningkatan kapasitas fungsional dan ADL pasien Hearth Failure masing-masing memiliki efektifitas, akan tetapi kombinasi DB dan Aerobic Training (Walking) memiliki efektifitas yang sangat cepat, dapat dilihat pada nilai selisih dari kedua intervensi tersebut. Disarankan kepada pihak rumah sakit RSUD Prof.Dr.Anwar Makkatutu Bantaeng untuk lebih mengaktifkan program latihan Diafragmatic Breathing (DB) Kombinasi Aerobic Training (Walking) dan memasukkaan kedalam kebijakan rumah sakit untuk diterapkan, selain itu dapat melakukan pelatihan yang intensif kepada para petugas terutama perawat sehingga ahli dalam memberikan pelatihan kepada pasien yang berguna untuk mempercepat proses penyembuhan pada pasien yang mengalami Hearth Failure.

Published
2021-09-23
How to Cite
Asri, Edison Siringo Ringo, Safruddin, & Siti Nurjannah. (2021). Efektivitas Diaphragmatic Breathing (DB) Dan Aerobic Training ( Walking) Terhadap Peningkatan Kapasitas Fungsional dan Activity Daily Living (ADL) Pasien Hearth Failure ( HF). Jurnal Kesehatan Panrita Husada, 6(2), 129-142. https://doi.org/10.37362/jkph.v6i2.593