Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi (ADT) Dengan Pewarnaan Giemsa Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana)

  • Anraeni Resbiani Prodi DIII Analis Kesehatan, Stikes Panrita Husada Bulukumba,Indonesia
  • Dzikra Arwie Prodi DIII Analis Kesehatan, Stikes Panrita Husada Bulukumba,Indonesia
  • Asriyani Ridwan Prodi DIII Analis Kesehatan, Stikes Panrita Husada Bulukumba,Indonesia

Abstract

Pemanfaatan ekstrak kulit manggis yang dijadikan sebagai pewarnaan merupakan salah satu upaya pemanfaatan produk berbasis kulit buah manggis sebagai pewarna makanan alami Selain pewarnaan giemsa. Kulit buah manggis mengandung 59 ppm antosianin. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran eritrosit pada sediaan ADT dengan menggunakan pewarnaan giemsa dan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) dengan menggunakan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100%. Jenis desain penelitian yang digunakan adalah experiment laboratory. Dalam penelitian ini menggunakan dua pewarnaan terhadap sediaan apusan darah tepi yaitu pewarnaan giemsa dan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) untuk melihat gambaran eritrosit. Hasil dari penelitian ini yaitu gambaran hasil pemeriksaan apusan darah tepi (ADT) berdasarkan tingkat konsentrasi, Konsentrasi 20% menunjukkan gambaran eritrosit lebih jelas dan sesuai dengan kualitas pewarnaan giemsa dibanding 40%, 60%, 80% dan 100%. Kesimpulan penelitian ini adalah pemeriksaan eritrosit pada apusan darah tepi (ADT) dengan menggunakan ekstrak kulit manggis dapat dilihat dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dan gambar eritrosit terlihat lebih jelas dan menyerupai atau sesuai dengan pewarnaan giemsa pada konsentrasi 20%.

Published
2022-04-14
How to Cite
Anraeni Resbiani, Dzikra Arwie, & Asriyani Ridwan. (2022). Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi (ADT) Dengan Pewarnaan Giemsa Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana) . Jurnal TLM Blood Smear, 3(1), 1-15. Retrieved from https://ojs.stikespanritahusada.ac.id/index.php/JMLT/article/view/408