Analisis Kandungan Zat Besi Pada Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhisuz) Di Pasar Tradiosional Cekkeng Kabupaten Bulukumba Tahun 2020

  • Riska Andriani d3 analis kesehatan
  • Islawati
  • Risnawati Departement of Midwife, Stikes Panrita Husada Bulukumba, Indonesia

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang Buah naga merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik bagi tubuh dan memiliki kandungan gizi secara umum yang ditemukan dalam buah ini adalah berupa potassium, ferum, serat, kalsium dan sodium.Zat besi (Fe) merupakan unsur mikromineral yang sangat penting dalam tubuh karena berfungsi untuk pembentukan sel darah merah yang proses sintesis hemoghlobin (Hb)  dan dapat pula mengaktifkan beberapa enzim salah satunya yakni enzim pembentuk antibody. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya kandungan zat besi pada buah naga merah.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Spektrofotometer Uv-Vis. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu kandungan zat besi buah naga isi merah pada sampel yaitu, pada konsentarsi 12,349 ppm dengan hasil kandungan Fe sebanyak 0,006%, konsentrasi 9,280 ppm dengan hasil kandungan Fe sebanyak 0,004% , konsentrasi 10,201 ppm dengan hasil kandungan Fe sebanyak 0,005%, konsentrasi 9,876 ppm 0,004%. Maka dapat disimpulkan bahwa kandungan zat besi buah naga isi merah sampel segar dengan kosentrasi 12,349 ppm dengan hasil kandungan Fe sebanyak 0,006%  paling tinggi.

Published
2021-10-28
How to Cite
Riska Andriani, Islawati, & Risnawati. (2021). Analisis Kandungan Zat Besi Pada Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhisuz) Di Pasar Tradiosional Cekkeng Kabupaten Bulukumba Tahun 2020. Jurnal TLM Blood Smear, 2(2), 60-65. Retrieved from https://ojs.stikespanritahusada.ac.id/index.php/JMLT/article/view/542