Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF) di Rumah Sakit X Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.37362/jkph.v11i1.618Keywords:
CHF, Emotional Support, Congestive Heart Failure, Family, Quality of Life.Abstract
Gagal jantung kongestif (Congestive Heart Failure/CHF) merupakan salah satu penyakit kronis dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi di Indonesia maupun dunia. Kondisi ini menimbulkan dampak signifikan terhadap kesehatan fisik, psikologis, serta kualitas hidup pasien. Dukungan emosional keluarga memiliki peran penting dalam membantu pasien menghadapi keterbatasan akibat CHF, antara lain dengan memberikan motivasi, kenyamanan, dan rasa aman. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui dukungan emosional keluarga pada pasien CHF di Rumah Sakit X Tangerang tahun 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien CHF yang dirawat di RS X Tangerang sebanyak 244 orang. Sampel berjumlah 71 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan emosional keluarga yang terdiri dari 6 item pertanyaan dengan skala Likert. Analisis data dilakukan secara univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 46–59 tahun (46,5%), berjenis kelamin laki-laki (50,7%), dengan tingkat pendidikan terakhir SMP (52,1%). Sebagian besar responden tinggal bersama keluarga besar (43,7%) dan menderita CHF kurang dari 1 tahun (47,9%). Berdasarkan dukungan emosional, 57,7% responden memperoleh dukungan baik, 32,4% cukup, dan 9,9% kurang. Kesimpulannya, dukungan emosional keluarga pada pasien CHF di RS X Tangerang sebagian besar tergolong baik, sehingga keluarga berperan penting dalam memperbaiki kualitas hidup pasien serta mencegah rehospitalisasi.