Faktor Determinan Penyebab Stunting Pada Balita di Desa Lero Wilayah Kerja Puskesmas Toaya Kabupaten Donggala
DOI:
https://doi.org/10.37362/jkph.v10i1.998Keywords:
faktor Determinan, kejadian stuntingAbstract
Latar Belakang : Gagal tumbuh pada anak (Stunting) merupakan salah satu tantangan dalam pembangunan manusia indonesia yang berkualitas, Stunting mempengaruhi dan pertumbuhan dan perkembangan otak, dimana anak yang Stunting memiliki resiko lebih tinggi menderita penyakit kronis dimasa dewasa. Masalah Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan risiko kesakitan, kematian dan hambatan pada pertumbuhan baik motorik maupun mental. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis faktor determinan penyebab terjadinya stunting pada Balita di Desa Lero wilayah kerja puskesmas Toaya kabupaten Donggala. Metode Penelitian: Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional Study. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendapatan keluarga (p=0,025), Riwayat penyakit infeksi (p=0,005) dan riwayat pemberian ASI Eksklusif (p= <0,001) dengan kejadian stunting. Dan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,363), pekerjaan (p=0,055) dan Tingkat pengetahuan ibu (p=0,138) dengan tingkat kejadian stunting. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi kejadian stunting yaitu pendapatan keluarga, Riwayat penyakit infeksi dan riwayat pemberian ASI Eksklusif.